di depannya kusadari
bahwa nyawa ini tak lebih dari
segelintir koloni debu yang
beterbangan
bak berdiri di depan kaca
benggala
aku tertawa mengejek diriku
sendiri
"APA YANG KAU SOMBONGKAN
DASAR BODOH!!!!"
aku memang punya otak
dan aku selalu bangga untuk
berkembang
tp mustahil bagi kecepatan
berkembangku
mutlak 0% untuk berdiri sejajar
menentang takdirnya
memang aku bisa meningkatkan
kecepatan berkembangku
tapi itu percuma
jika DIA ingin, aku pasti akan
mati
sebelum aku sempat berniat untuk
melangkah maju
apakah hati ini yang
kusombongkan?
satu satunya harapan,
satu satunya senjata untukku
bisa menang bertarung dengan
mesin tercanggih sekalipun?
aku melihat jagad raya bergerak
atas kehendakNYA
aku melihat alam hancur dan tumbuh
atas kehendakNYA
aku melihat tanaman tumbuh indah
aku melihat para binantang dan
serangga
dan aku sering mempermainkan
nyawa mereka
mengumpat dan melaknat keberadaan
mereka di dunia
bak sampah aku memandang jijik
bangkai mereka yang mengenaskan
walau diriku tak lebih dari
sekedar belatung penggerogot daging mereka
tak sepantasnya aku sok penting
di dunia ini
tak sepantasnya pula bumi ini
kumiliki sendiri
memandang rendah nyawa dan
keberadaan mereka
"mereka harus mati, dan aku
harus hidup"
sebuah perkataan yang membuat
bayanganku bertanya
"apa untungnya duduk santai
di atas kursi teratas rantai makanan?"
Ngoro , Friday November 15th 2013