Monday, 28 April 2014

aku bukanlah rusa dewasa yang biasa dimangsa
aku juga bukan anak singa yang naif tentang alam liar
kubiarkan diriku dipenjara dalam sebuah institusi
aku bukanlah gagak yang bisa bebas mencari makan
namun aku juga bukan burung hias dalam sangkar
aku bukanlah mangsa
dan aku bukanlah pemangsa
namun jika kau memangsaku,,, aku akan dengan senang hati memburumu,,,
aku memang masih belum bisa mencari makan seperti kalian
aku masih belum cukup kuat,,,,
tapi aku cukup kuat untuk membunuh kalian dan merampas makanan kalian,,,, para pencaci

BANGSAWAN PSIKOPAT

      Di dalam dunia dimana manusia legal untuk diperdagangkan, memang wajar mencambuk mereka para budak dikala bermalas2an. namun perbudakan selalu menyimpan janin pemberontakan. budak yang kuat akan melarikan diri, dan yang lemah akan mengatur nafas kehidupannya kemudian mati. di neraka kediaman seorang bangsawan psikopat, telah banyak budak yang sekarat dan akhirnya dibunuh dan banyak pula yang melarikan diri atas siksaan fisik dan batin. lalu datang lagi seorang budak di kediaman itu. di mata majikannya dia tak lebih dari seorang mangsa tak berdaya menunggu kematian sebagai alat pemuas nafsu membunuh. kekerasan diwujudkan dari hati yang paling kelam. budak itu di cambuk, dipukul, ditikam namun budak itu tetap berdiri bagai zombie abadi yang menikam pikiran dengan rasa takut yang mendalam, rasa takut terhadap perilaku defensif. melihat budak itu, si majikan mengusap tengkuknya yang sedang merinding ketakutan bercampur dengan rasa senang yang meluap dari insting membunuh seorag psikopat. di saat itu pula dia beranggapan bahwa budak itu memang pantas untuk dibunuh. namun si budak selalu saja bisa lari dari kematiannya dan terus fokus terhadap pekerjaannya.namun insting membunuh sang majikan semakin meluap, sesekali badannya gemetar menahan persetubuhan ketakutan dan kesenangan.....

BRUISES OF FRIENDSHIP



bertahan hidup dengan dendam kesumat dalam dirinya, gory terus mencari kejelekan abaddon, seseorang yang telah lama memukulnya. demi mencari sebuah kesempatan untuk membalas pukulan, gory menemukan banyak kejelekan abaddon sampai pada akhirnya dia menemukan sisi baik dari abaddon. namun itu tidak membuat gory mengurungkan niat untuk membalas dendam sampai pada saat dimana momentum gory membalas pukulan abaddon pada masa silam tiba
gory " cih sudah lama sekali aku ingin melakukan ini padamu keparat"
gory memukul dan abaddon menjawabnya keheranan "sialan , ada masalah apa kau hah? apa kau telah dirugikan dengan masalah yang kuhadapi? tidak kan?"
dan gory pun menjawab " cih pukulanmu di masa lampau telah memanusiakanku, sekarang giliranku untuk memukulmu, karena aku melihat kau menyerah menghadapi masalah receh seperti itu, aku tau kau bisa lebih dari ini, aku tau kau cukup kuat untuk menghadapi masalahmu sekarang ini, aku bisa tau itu dari pukulanmu yang keras waktu itu, jadi cepat bangun bodoh, apa kau akan duduk terus seperti itu setelah aku pukul i ? apa kau akan tetap seperti itu setelah menghadapi masalahmu hah? jangan galau terus bodoh !! ayo cepat bangun dan balas pukulanku"
dan abaddon pun berdiri dan berkata "cih ada benarnya juga kau,,, baiklah jika kau memaksa"
dan pada akhirnya mereka berteman, memar di wajah mereka bukanlah memar pukulan dendam tapi memar pukulan pertemanan.