di kala sang fajar sedang menggeliat dalam rumah yang dirundung sepi,
liar tarian masalah dalam tubuh yg diselimuti dgn kesunyian
dikala tubuh, jiwa dan hati sudah tak lagi terkendali,
pkiran ini menampar
dgn tamparan sejuk beberapa kolah air
dgn beberapa bait harapan
harapan akan kasihnya yang tak terhingga
dngn sepotong kain terjahit menutup aurat
sehatkan tubuh ini dengan gerakan2 terapi
dgn setiap nafas keinginan seorang hamba memuja sang khalik
namun apa daya, gerakan senam tersebut masih belum bermakna
krn masih belum ada rasa ikhlas dalam hati
hati ini adalah rumah iblis, dan aku ini adalah budak setan
aku ingin bebas dan merdeka
walau aku belum ikhlas bersujud kpdnya
aku masih kan terus resapi manfaat shalat,
kan ku pelajari semua semiotika illahi yg tersirat dalam hidupku yang durhaka ini,
sebelum aku dianggap pantas untuk kau jadikan kekasih
NGORO 18 Agustus 2012
No comments:
Post a Comment