bertahan hidup dengan dendam kesumat dalam dirinya, gory terus mencari kejelekan abaddon, seseorang yang telah lama memukulnya. demi mencari sebuah kesempatan untuk membalas pukulan, gory menemukan banyak kejelekan abaddon sampai pada akhirnya dia menemukan sisi baik dari abaddon. namun itu tidak membuat gory mengurungkan niat untuk membalas dendam sampai pada saat dimana momentum gory membalas pukulan abaddon pada masa silam tiba
gory " cih sudah lama sekali aku ingin melakukan ini padamu keparat"
gory memukul dan abaddon menjawabnya keheranan "sialan , ada masalah apa kau hah? apa kau telah dirugikan dengan masalah yang kuhadapi? tidak kan?"
dan gory pun menjawab " cih pukulanmu di masa lampau telah memanusiakanku, sekarang giliranku untuk memukulmu, karena aku melihat kau menyerah menghadapi masalah receh seperti itu, aku tau kau bisa lebih dari ini, aku tau kau cukup kuat untuk menghadapi masalahmu sekarang ini, aku bisa tau itu dari pukulanmu yang keras waktu itu, jadi cepat bangun bodoh, apa kau akan duduk terus seperti itu setelah aku pukul i ? apa kau akan tetap seperti itu setelah menghadapi masalahmu hah? jangan galau terus bodoh !! ayo cepat bangun dan balas pukulanku"
dan abaddon pun berdiri dan berkata "cih ada benarnya juga kau,,, baiklah jika kau memaksa"
dan pada akhirnya mereka berteman, memar di wajah mereka bukanlah memar pukulan dendam tapi memar pukulan pertemanan.
No comments:
Post a Comment